GEGER! Mantan Bos PT Taspen Terlibat Skandal Investasi Fiktif Rp 1 Triliun, KPK Siap Bawa ke Meja Hijau!

Jakarta, Sekilascerita – Indonesia kembali diguncang kabar mengejutkan dari dunia korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan hasil hitungan kerugian negara akibat skandal investasi fiktif di tubuh PT Taspen (Persero) yang nilainya fantastis: mencapai Rp 1 triliun!

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan laporan tersebut langsung ke KPK pada Senin (28/4/2025). Dalam laporan itu, ditemukan penyimpangan serius yang berujung pada dugaan pidana berat.

“Kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 1 triliun,” tegas Direktur Jenderal Pemeriksaan Investigasi BPK, I Nyoman Wara, di Gedung Merah Putih KPK.

Tak tanggung-tanggung, hasil pemeriksaan BPK menegaskan bahwa skandal ini bukan sekadar kelalaian, melainkan sudah masuk ranah pidana korupsi berat! Hal ini menjadi landasan kuat KPK untuk mempercepat proses hukum.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, memastikan bahwa penyidikan kasus ini hampir rampung. “Dengan hasil ini, kita sudah mendekati babak akhir. Tinggal menunggu pelimpahan ke penuntutan dan segera disidangkan,” kata Asep dengan nada serius.

Dalam kasus ini, eks Direktur Utama PT Taspen, Antonius NS Kosasih (ANSK), menjadi pusat perhatian. Ia ditahan KPK sejak 8 Januari 2025, atas dugaan kuat melakukan kolusi dalam penempatan dana Rp 1 triliun ke Reksadana RD I-Next G2 yang dikelola PT Insight Investment Management (IIM).

Ironisnya, bukannya menguntungkan negara, investasi ini malah ‘menguap’ dan memperkaya beberapa pihak. Dari Rp 1 triliun tersebut, setidaknya Rp 200 miliar dinyatakan sebagai kerugian nyata negara, dengan aliran dana mencurigakan ke berbagai perusahaan swasta, termasuk PT IIM (Rp 78 miliar), PT VSI (Rp 2,2 miliar), PT PS (Rp 102 juta), dan PT SM (Rp 44 juta).

Mirisnya lagi, korporasi-korporasi tersebut diduga kuat terafiliasi langsung dengan Antonius dan rekannya, Ekiawan Heri Primaryanto (EHP) – Direktur Utama PT IIM.

Penanganan cepat ini membuktikan komitmen KPK untuk memberantas korupsi besar-besaran di badan usaha milik negara. Masyarakat kini menanti, apakah sidang yang segera digelar akan menguak lebih banyak nama-nama besar lain yang terlibat dalam “mega skandal Taspen” ini?

Pantau terus perkembangannya, karena drama besar ini baru saja dimulai!

Exit mobile version